Kamis, 12 Mei 2016

Pelopor Kepedulian Mengenai Go Green dan Green School

Alam telah menjadi perantara berbagai macam hal yang kita perlukan untuk bertahan hidup.Mulai dari makanan,minuman, rumah bahkan udara.Namun,terkadang kita melupakan tentang betapa baiknya Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberi kita berbagai macam hal tersebut melalui alam yang telah diciptakan-Nya.Kita sering sekali merusak alam ini sedikit demi sedikit tanpa kita sadari.Ditambah lagi sikap kita yang seolah-olah acuh terhadap hal-hal itu dan menganggapnya sebagai hal yang biasa.Jika hal-hal tersebut masih berlangsung,mau jadi apa alam ini?Sedikit-demi sedikit kita harus berubah dan berusaha untuk menjaga alam yang indah ini.bukan  menghancurkannya.Kita tidak harus secara besar-besaran mengkampanyekan go green di seluruh dunia.Karena sia-sia saja bila kita mengkampanyekan go green namun tidak ada kesadaran dari masyarakat untuk melakukannya.Kita harus memiliki kesadaran untuk menjaga alam pada diri kita masing-masing dan kita bisa melakukannya dari hal yang kecil.
Salah satu sekolah yang berada di Kabupaten Pati ini merupakan salah satu lembaga yang memiliki kesadaran untuk melakukan go green.Sekolah ini tidak lain adalah SMP Negeri 3 Pati.SMP Negeri 3 Pati mengajarkan kepada peserta didiknya mengenai betapa pentingnya go green bagi kelanjutan kehidupan makhluk hidup.Kesadaran ini tidak muncul begitu saja secara mendadak ketika istilah-istilah go green mulai ramai dibicarakan.Kesadaran ini muncul tahap demi tahap yang semakin nenuju kearah yang lebih baik.Sekolah ini menjadikan orang yang berada di lingkungan SMP ini merasa lebih bahagia karena keadaanya yang hijau dan banyak pepohonan.
Selain itu SMP Negeri 3 Pati menjadi salah satu sekolah paling faforit di daerah Pati,karena berbagai prestasi gemilang yang pernah diraih oleh SMP ini.Salah Satunya adalah peraih sekolah Adiwiyata baik tingkat provinsi maupun nasional serta peraih Green School Award (GSA) tahun 2016 se-Jawa Tengah dan DIY.Prestasi tersebut merupakan hasil jerih payah dan kerja keras dari seluruh masyarakat sekolah dalam menjaga kebersihan dan kehijauan sekolah.

Program-program yang diberlakukan oleh pihak sekolah dalam hal ini antara lain adalah sebagai berikut:
v  Dilaksanakannya piket sesuai pembagian jadwal.
Di SMP Negeri 3 Pati ada 2 macam piket yaitu piket kelas dan piket kapling.Untuk kelas yang berada dibawah  kaplingnya merupakan taman yang berada di depan ruang kelas masing-masing.Sedangkan yang berada di lantai 2 wilayah kapling dibagi oleh guru yang berwenang.
v  Pemisahan sampah sesuai kemampuannya untuk didaur ulang.
Tempat sampah di SMP Negeri 3 Pati dubagi menjadi 3 yaitu sampah organik,sampah plastik dan kertas,serta sampah kaleng.
v  Adanya program LISA(lihat sampah ambil)
SMP Negeri 3 Pati telah mengajarkan tentang LISA kepada murid-muridnya.Mereka telah diajarkan untuk mengambil sampah apabila ia melihat sampah.
v  Mengambil daun saat akan pulang
Siswa-siswi SMP Negeri 3 Pati diwajibkan untuk mengambil minimal lima daun saat akan keluar dari gerbang sekolah.Dan para duta adiwiyata akan berjaga di dekat gerbang.

v  Adanya bank sampah.
Bank sampah ini disetor oleh petugas bank sampah per kelas. Petugas bank sampah tiap kelasnya mencatat riwayat penyetoran sampah tiap dia menyetor.Biasanya sampah-sampah tersebut disetor pada hari Sabtu.
v  Bebas dari sampah plastik
SMP Negeri 3 Pati mengadakan program bebas ampah plastik.Contohnya adlah di kantin,bagi yang ingin membeli gorengan pihak kantin sudah menyediakan daun pisang atau wadah kecil.Dan yang ingin membeli minuman mereka menggunakan gelas sebagai wadahnya.
v  Sabtu bersih
Setiap sabtu anak-anak meluangkan 1 jam pelajarannya pada jam pelajaran pertama untuk digunakan bersih-bersih.
v  Adanya 3R
SMP Negeri 3 Pati sangat mendukung adanya 3 R yaitu Reduce,Reuse,Recycle. Buktinya SMP N 3 Pati sering kali menjuarai lomba daur ulang sampah di berbagai tingkatan.

v  Biopori
SMP N 3 Pati membuat biopori di lingkungannya,supaya air hujan yang turun tidak menggenang namun bisa masuk ke dalam tanah daan tersimpan sebagai air tanah.
Dan masih banyak lagi program-program tahapan yang mengenai tentang menjaga go green khususnya di SMP Negeri  3 Pati.

Menurut pendapat Bapak Drs.Sri Koentoro, selaku guru PKN dan pengelola lingkungan SMP Negeri 3 Pati mengungkapkan bahwa “Setiap siswa memiliki kewajiban yang sama untuk selalu menjaga kebersihan dan kehijauan SMP Negeri 3 Pati,selain itu kebersihan SMP Negeri 3 Pati juga tidak lepas dari peran seluruh masyarakat sekolah baik itu siswa,guru maupun seluruh staf SMP Negeri 3.”
Penuturan lain juga datang dari Ibu Tumi selaku guru mata pelajaran IPA di SMP Negeri 3 Pati bahwa SMP Negeri 3 Pati sudah bisa dikatakan berhasil dalam menjaga kebersihan dan kehijauan sekolahnya sejak dulu.Hal ini diperkuat dengan banyaknya pohon di SMP N 3 yang memiliki diameter lebih dari 50 cm.
Dengan program dan usaha tersebut SMP Negeri 3 Pati memang layak untuk dikatakan sebagai salah satu sekolah yang patut untuk ditiru dan dicontoh oleh sekolah-sekolah lain serta salah satu pelopor tentang betapa pentingnya go green dan green school itu.

Sabtu, 07 Mei 2016

Nelson Mandela Pejuang dari Afrika Peruntuh Apartheid

Nelson Rolihlahla Mandela atau yang dikenal dengan Nelson Mandela merupakan orang yang sangat berpengaruh di daerah Afrika Selatan.Ia lahir di Mvezo, Afrika Selatan pada 18 Juli 1918.Ayahnya bernama Gadla Henry Mphakanyiswa seorang kepala suku setempat dan anggota dewan kerajaan.Ibunya bernama Nosekeni Fanny yang merupakan istri ketiga dari Gadla.Jadi secara tidak langsung,Nelson Mandela adalah keturunan kepala suku dari salah satu suku ternama di Afrika Selatan.Nelson Mandela kecil tumbuh bersama dua saudarinya dan bekerja sebagai gembala sapi.Saat usianya kurang lebih 9 tahun,ayahnya menetap di Qunu dan akhirnya meninggal akibat penyakit yang tidak diketahui namanya yang diyankini oleh Mandela sebagi penyakit paru-paru.Mandela lalu dibawa ke istana “Great Place” di Mqhekezweni.
Nelson adalah satu-satunya anak dari keluarganya yang bersekolah. Setelah ia dikirim ke Mqhekezweni akhirnya ia mulai mengenyam pendidikan di sekolah misi Methodis. Di sana ia belajar bahasa Inggris, Xhosa, sejarah, dan geografi. Ia pun mulai tertarik dengan sejarah Afrika.Saat itu, ia tetap saja menganggap kolonialis Eropa sebagai penolong, bukan penindas.
Ketika usianya 16 tahun, Nelson belajar di Clarkebury Boarding Institut.Di sanalah ia pertama kalinya mempelajari kebudayaan barat,ia belajar di sini dengan maksud untuk mendapatkan keterampilan supaya bisa menjadi anggota dewan penasihat untuk keluarga raja Thembu.Setelah selesai belajar di Clarkerybury Boarding Institut,ia meneruskan studinya ke Fort Hare University untuk mengikuti program B.A.Fort Hare University merupakan universitas kulit hitam elit yang ada di Alice, Eastern Cape.Di sini Nelson bertemu dengan Oliver Tambo dan K.D Matanzina.Ketika mengenyam pendidikan disana, Nelson merasakan adanya keganjilan yaitu persoalan konsumsi untuk mahasiswa yang terkesan dikorupsi.Nelson pun menghimpun masa untuk melakukan protes,dan akhirnya ia diminta keluar dari university tersebut.
Nelson Mandela kemudian pindah ke Johannesburg dan melanjutkan studinya di University of the Witswatersrand untuk mengambil hukum. Beliau kemudian melanjutkan lagi studynya di University of South Africa.Sekitar akhir tahun 1941,Jogintaba mengunjungi serta memaafkan kelakuanya.Sepulangnya ke Thembuland, sang bupati meninggal dunia pada musim dingin 1942.Pasca wisuda,Mandela pun kembali ke Johannesburg.Saat belajar hukum di University of Witwatersrand, Mandela adalah satu-satunya orang pribumi Afrika yang belajar di fakultas tersebut.
Tahun 1943,Mandela bertemu dengan Anton Lambede.Ia adalah seorang nasionalis Afrika yang sangat menentang front ras bersatu terhadap kolonialisme serta imperialisme atau aliansi dengan para kaum komunis.Mandela juga mendukung pemikiran tersebut,ia percaya bahwa masyarakat pribumi Afrika harus terbebas sepenuhnya dalam perjuangan untuk mendapatkan penentuan nasib mereka  masing-masing secara politik.Merasa bahwa pemuda sangat diperlukan untuk memobilitasi penduduk Afrika secara besar-besaran dalam penentangan penindasan mereka,Mandelapun akhirnya mengikuti sebuah organisasi yang bernama ANC (African National Congress).Organisasi merupakan organisasi yang bergerak untuk memperjuangkan kemerdekaan Afrika Selatan.
Saat tergabung dalam organisasi tersebut ia juga aktif dalam organisasi lain yang berada di rumah Sisulu.Disana Mandela bertemu dengan Evelyn Mase,ia seorang aktivis ANC dan perawat dari Engcobo, Transkei.Merekapun menikah pada 15 Oktober 1944.Anak pertama mereka, Madiba "Thembi" Thembekile,lahir bulan Februari 1946,dan putri mereka yang bernama Makaziwe lahir tahun 1947 namun meninggal 9 bulan kemudian akibat meningitis.Setelah masa kerjanya selama tiga tahun berakhir ia pun memutuskan untuk menjadi mahasiswa purnawaktu dengan bergantung pada pinjaaman dari BantuWelfare Trust.
Bulan Juli 1947,Lembede meninggal dunia.Ia pun akhirnnya digantikan oleh Peter Mda. Pada pemilihan umum Afrika Selatan 1948 yang hanya boleh diikuti penduduk kulit putih, Partai Herenigde Nasionale yang didominasi Afrikaner pimpinan Daniel François Malan menang dan bergabung dengan Partai Afrikaner menjadi Partai Nasional.Karena rasialis secara terbuka, partai ini meresmikan dan memperluas segregasi ras melalui undang-undang apartheid yang baru.Karena terlalu sering meluangkan waktu untuk politik,Mandelapun gagal pada tahun terakhirnya sebanyak tiga kali di Witwatersrand.Dan gelarnya akhirnya ditahan permanen pada Desember 1949.April1952 Mandela mulai bekerja di firma H.M Basner.
Pada 1952 tepatnya 25 Juli Mandela ditangkap atas tuduhan pemberomtakan bersama 21 orang lainnya di Johannesburg.Mandela dan para terdakwa lainnya pun dinyatakan bersalah dan dihukum melakukan kerja paksa selama 2 tahun.Pada bulan Desember, Mandela dijatuhi larangan menghadiri pertemuan atau berbicara kepada lebih dari satu orang dalam satu waktu selama enam bulan.Setelah masa hukuman selesai ia pun kembali melanjutkan hidupnya.Iapun mendapat pekarjaan di firma Terblanche and Briggish sebagai pengacara sebelum akhirnya pindah ke Helman and Michel dan lulus tes kualifikasi untuk menjadi pengacara penuh.Ia dan Oliver Tambo membuka firma mereka sendiri di pusat kota dan menjadi firma pertama milik orang Afrika dinegara tersebut walau akhirnya firma tersebut harus pindah di daerah terpencil karena tidak disukai pihak berwenang dan izin pendiriannya dicabut.
Pada bulan Maret 1958 Mandela resmi bercerai dengan Evelyn dan menikahi Winnie Madikizela di Bizana 14 Juli 1958.Pada bulan Mei 1960 terjadi demonstransi yang menewaskan 69 pengunjuk rasa.Tanggal 30 Maret Mandela dan beberapa orang lainnya ditahan tanpa tuduhan,dan pada 19 Maret 1961 hakim memutuskan vonis tidak bersalah.Pada 5 Agustus 1962 Mandela dan Cecill Williams ditangkap dan ditahan di Marshall Square, Johannesburg.Ia dinyatakan bersalah dan dihukum 5 tahun penjara.karena dianggap penyerobot komunis akhirnya pada 12 Juni 1964 de Wet menjatuhkan vonis seumur hidup pada Mandela dan dua terdakwa lainnya.Lalu Mandela dan terdakwa lainnya dipindahkan dari Pretoria ke penjara di Pulau Robben dan dikurung di sana sampai 18 tahun selanjutnya. Pada Bulan April 1982, Mandela ditransfer ke Penjara Pollsmoor di Tokai, Cape Town bersama sejumlah pemimpin senior ANC.Selanjutnya pada pada Desember 1988 Mandela dipindahkan ke Penjara Victor Verster dekat Paarl. Kampanye internasional yang menuntut pembebasannya membuat Mandela dibebaskan tahun 1990.Ia keluar dari sana pada 11 Februari.
Usahanya selama ini tidak sia-sia gerakan apartheid akhirnya berakhir. Pada 1993 Mandela mendapat hadiah Nobel Perdamaian bersama F.W. de Klerk untuk jasanya menghentikan sistem apartheid.Tidak lama setelah mereka bertemu presiden Bill Clinton dan mendapat Liberty Medal.Ia pun juga terpilih menjadi presiden Aferika Selatan dan ia adalah presiden berkulit hitam pertama yang dipilih melalui pemilu serta dipilih secara multi ras.Ia dilantik di Pretoria pada tanggal 10 Mei 1994.Iapun menjabat selama 5 tahun dari 1994 sampai 1999.Nelson Mandela wafat di usia 95 tahun yaitu pada tanggal 5 Desember 2015 karena infeksi paru.
Sebagai seorang presiden pasti berbagai beban berat harus ditanggungnya.Namun di tetap berusaha untuk menjalankan tugasnya sebaik mungkin.Jadi sudah sepantasnya sosok yang bersahaja ini dihormati dan dikenang banyak orang di penjuru dunia.Selain itu walaupun dihadang berbagai permasalahan ia tetap teguh,serta sangat menginspirasi orang lain di seluruh dunia salah satunya melalui kata-kata bijak yang ia ucapkan contohnya adalah:
“Sepanjang hidup saya, saya mendedikasikan diri pada perjuangan rakyat Afrika. Saya telah berjuang menentang dominasi kulit putih, dan telah berjuang melawan dominasi kulit hitam. Saya mengharapkan demokrasi dan masyarakat bebas yang ideal, memperlihatkan bahwa setiap orang hidup bersama dalam harmoni dan mendapat kesempatan yang sama. Hal itulah yang ingin saya hidupkan dan saya capai. Jika perlu, untuk itu saya siap mati.”
Dan

“Tidak ada orang yang terlahir membenci orang lain karena warna kulit, latar belakang, atau agamanya”.